oleh

Dua Metode Kuliah yang Terapkan STAI Al-Azhary Mamuju Di Tengah Pandemi Covid 19.

MAMUJU,HD — Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhary Mamuju (STAI Al-Azhary) menerapkan dua metode dalam perkuliahan sejak pandemi Covid-19 melanda.

Diketahui bahwa Metode pertama dengan sistem online dan kedua sistem tatap muka atau manual. Dosen dan mahasiswa bisa memilih metode mana yang mereka sukai.

Sala Satu Dosen STAI Al-Azhary Mamuju, Siti Aisyah,mengatakan, sejak pandemi Covid-19 melanda Dosen beserta pembina dan ketua yayasan berembuk. Membicarakan metode perkuliahan di semester tahun ini.

Dosen STAI Al-Azhary Mamuju, Siti Aisyah

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa metode perkuliahan tetap mengacu pada surat edaran Kemendikbud tentang pembelajaran online.

Namun, lanjut Siti Aisyah, ada beberapa dosen dan mahasiswa yang menginginkan perkuliahan tatap muka. Tentu dengan protokol kesehatan.

“Sebagai dosen, saya termasuk yang memilih metode tatap muka. Tapi tentunya dengan protokol kesehatan ketat. Dan jam perkuliahan disesuaikan,” kata Siti Aisyah, Jumat (27 /11).

Menurutnya, sebelum pandemi perkuliahan di kampusnya itu dari pukul 14.00 hingga 16.00 wita. Namun, saat pandemi dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 wita.

“langkah ini juga salah satu cara agar kemudian tidak terjadi penumpukan Mahasiswa dicampus.”Ujar Siti Aisyah yang juga Dosen di UT.

Ia mengaku, sebelum perkuliahan berjalan sudah ada kesepakatan antara mahasiswa dan dosen terkait metode perkuliahan.

“Sebab tidak semua mahasiswa memiliki fasilitas untuk perkuliahan online. Butuh smartphone dan jaringan serta kesanggupan mahasiswa membeli kuota internet. Itu pertimbangannya,” pungkasnya.

Sementara itu, sala satu mahasiswa Stai Al-Azhary Mamuju Saparuddin saat di temui mengatakan lebih memilih metode tatap muka ketimbang metode pembelajaran secara online.

mahasiswa Stai Al-Azhary Mamuju Saparuddin

“Ada banyak kendala kalo kuliah online pak, jika di suruh pilih saya sendiri tentu pilih metode tatap muka, bisa lebih fokus saat belajar, namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.” Ujar Mahasiswa yang berasal dari Karossa Mamuju tengah itu.

Ia menambahkan pihak campus sendiri memperbolehkan mahasiswa untuk memilih metoda pembelajaran yang di sukai mahasiswa.

“Apapun metode perkuliahan yang tetapkan pihak campus saya secara pribadi akan tetap mengikuti demi kebaikan kita bersama.” Tutupnya.(spr/***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed