oleh

Cara Bertahan Hidup Daeng Mari Tanpa Berharap Banyak Bantuan Diapresiasi Lurah Simboro

Mamuju.Headlinenews,. Salah seorang Warga Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju bernama Daeng Mari (60) memilih untuk tetap berjuang mencari nafkah bersama suaminya ditengah kondisi tidak menentu akibat serangan Pandemi Corona virus.

Ibu satu anak yang bermukim di bantaran sungai area perumahan Maspul ini memilih untuk tetap bekerja dan tak berpangku tangan menunggu uluran tangan dari orang lain.

“meski hanya hidup dari hasil bumi di sekitar area rumahnya yang juga masih menempati tanah pinjaman, namun ia tidak mau hanya menunggu bantuan datang tanpa melakukan sesuatu karena baginya rezki telah ada yang mengatur tinggal bagaimana usaha yang dilakukan selama kita masih mampu.”ujar Daeng Mari”.

untuk menyambung hidup dan membiayai anaknya yang masih duduk dibangku sekolah ia terkadang mendapat bantuan dari tetangganya,” kalau dapat ki lagi bantuan alhamdulillah, tapi kalau tidak ya maumi diapa haruski tetap kerja” kata ibu paruh baya ini”

Lurah Simboro Muhammad Ilham Tersentuh atas kebesaran hati warganya yang dinilainya sebagai pejuang karena semangatnya berjuang hidup ditengah Pandemi meski hanya mengharapkan daun kankung Untuk dijual demi menghasilkan rupiah.

lurah Simboro Muh. Ilham bertandang secara pribadi ke kediaman daeng Mari memberikan motivasi agar ia tetap dapat bekerja dengan baik meskipun ujian corona dan dampak yang ditimbulkannya masih terus dirasakan masyarakat.

ia memastikan telah memasukkan keluarga daeng Mari dalam daftar penerima bantuan sosial yang masih terus dilakukan singkronisasi data dengan bantuan kementerian sosial ” sabarki insya allah pemerintah tidak akan liat-liatki saja masyarakatnya yang harus mendapat bantuan, kata Ilham”.

Lurah muda ini meyakini masih banyak warga yang juga terdampak parah atas kasus Corona virus namun mereka tetap berjuang di tengah pandemi untuk tetap bertahan hidup. olehnya ia berjanji akan berbuat lebih optimal agar mereka yang benar-benar layak menerima bantuan tidak terlupakan.

secara khusus ia menghargai atas perjuangan daeng Mari yang tangguh dan kuat menjalani kehidupannya tanpa harus selalu bergantung dengan orang lain dan ia juga mengaku terharu atas ungkapan ibu yang beberapa waktu lalu juga mendapat musibah rumah yang terbakar tersebut bahwa tentu masih ada orang yang nasibnya lebih kurang beruntung dari pada keluarganya,” ya sabar ka saja karena pasti adapi juga orang lebih susah dari pada saya ” tutur Daeng Mari.”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed