oleh

Mahasiswa Polman Mengecam Tindakan Represif Warga di Nabire

MAMUJU-Akibat Amukan massa di nabire Pada 23-02-2020 itu berdampak pada Meninggalnya Sdra.Yus Yunus, yang merupakan Warga Polewali Mandar yang merantau di papua dan berprofesi sebagai

Supir Truk.

Kejadian ini Tentunya sangat menjadi sbuah problem terkhusus kepada Masyrakat Polman dan Pihak Keluarga terkait dengan Tindakan Represif Warga di Nabire yang Sangat Tidak Manusiawi. Dan sampai Saat ini dari Kabar yang terus berkembang di duga kejadian tersebut Dilatar belakangi Oleh kesalah Pahaman,yang kemudian menuai amukan warga,tertulis di halaman facebook sang istri yg sempat Yus Yunus kabari.

Dan Saya Muhammad Ikhsan Mahendra selaku Ketua Umum *”KPM-PM”* Kesatuan Pelajar Mahasiswa Polewali Mandar. Sangat berharap Agar kiranya Pihak Yang berwajib segera Mengusut Tuntas Kasus Ini,untuk mengurangi opini opini Publik yang bisa memprofokasi Masyarakat Polman. Juga menghimbau Sdra/Sdri untuk tetap Berfikir Rasional dalam menyikapi Persoalan Ini, Jangan Sampai kita terprofokasi Dengan isu isu yang berkembang diluarsana dan ikut serta melakukan Tindakan Represif. Karna Apabila kita ikut Melakukan tindakan Represif seperti Yang terjadi di Papua, kita tidak ada bedanya dengan Orang orang yang Tidak Manusiawi Itu.

“Dan saya selaku Ketua KPM-PM Sangat berharap KAPOLRI Menghimbau Kepada Kapolda Papua Agar kiranya Bisa lebih tegas dan profesional dalam menjalankan tugas. Agar tidak terjadi hal yang serupa untuk kedepannya. Dan juga memecat atau menindak lanjuti petugas yang Lalai di TKP pada 23-02-20,”

Selain itu dirinya juga memintaMari bersama sama untuk mengirimkan Do’a kepada Alm.Yus Yunus semogah Keluarga di beri ketabahan dan kesabaran dalam kasus ini.

MUH.RIZALDY ANDI DJEMMANG

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed