oleh

Ketua DPRD Sulbar dan Komisi IV Terima Massa HMI Cabang Manakarra

MAMUJU,HEADLINENEWS.ONLINE-–Aksi demo dari himpunan mahasiswa islam (HMI) cabang manakarra mendatangi kantor DPRD subar untuk menyalurkan aspirasinya terkait pelayanan yang dilakukan pihak rumah sakit regional dan BPJS ,seperti dialami Sitti Hadara warga dusun Parundang, desa Sumare,Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju,yan saat dirawat dirumah sakit regional Sulawesi bara, akibat penyakit gula harus tersandera karena tak mampu membayar biaya pengobatan .

Olehnya, itu HMI cabang Manakarra megelar demo di kantor DPRD Provinsi Sulbar selanjutnya mendudukkan semua pihak terkait diantaranya,pihak rumah sakit regional, BPJS dan dinas sosial.

Aksi demo dari himpunan mahasiswa islam (HMI) cabang manakarra mendatangi kantor DPRD subar untuk menyalurkan aspirasinya terkait pelayanan yang dilakukan pihak rumah sakit regional dan BPJS ,seperti dialami Sitti Hadara warga dusun Parundang, desa Sumare,Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju,yan saat dirawat dirumah sakit regional Sulawesi bara, akibat penyakit gula harus tersandera karena tak mampu membayar biaya pengobatan .

Hadir dalam aksi HMI di ruangan pimpinan lantai II gedung DPRD Sulbar. Ketua DPRD Sulbar, Suridah,wakil ketua III,Abdul Rahim dan anggota komisi IV DPRD Sulbar, turut pula hadir wakil komisi II Hatta Kainang.

Pihak HMI meminta ketegasan kepada DPRD Sulbar terutama dalam pengawasan, kepada pihak rumah sakit dan BPJS serta dinas sosial dalam hal pendataan dan pelayanan.

“Kami meminta ketegasan dari DPRD Sulbar atas apa yang dilakukan rumah sakit regional dan BPJS tidak mengedepankan nilai-nilai kemanusian hanya berpikir sisi keuntungan yang dialami ibu Sitti Hadara,”tutur ketua HMI cabang manakarra, Supliadi,Kamis (20/02)

Melalui wakil ketua III DPRD Sulbar Abdul Rahim secara tengas menyampaikan masalah yang menimpa Sitti Hadara akan terjadi lagi kedepannya dalam hal pendataan serta mengarah menon aktifkan kartu BPJS, Abdul Rahim menilai kinerja BPJS hanya memikirkan sisi keuntungan semata melupakan nilai-nilai kemanusiaan .

“Ini tamparan buat pemerintah sulbar,kasus yang dialami ibu Hadara yang tidak sepatutnya terjadi sepertinya sudah tidak punya hati dan perasaan,“kata Abdul Rahim didepan para instansi yang terkait.

“Jika BPJS lanjut wakil ketua III DPRD sulbar Abdul Rahim mengatakan bahwa sisi kebaikan dan kemanusiaan,lebih baik angkat kaki dari provinsi sulbar atau sekaligus bubarkan saja,karena tidak ada asas manfaat juga,“ tegas Abdul Rahin legislator NasDem didepan para mahasiswa HMI cabang Manakarra.(rls/Adventorial)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed