oleh

Sapi Liar Masih Terlihat Berkeliaran Dalam Kota Mamuju

MAMUJU, HEADLINENEWS.ONLINE–Sapi liar masih banyak terlihat berkeliaran dalam kota Mamuju walaupun sudah di tetapkannya Perbup terkait ternak yang di lepas liarkan.

Setiap malam sapi ini dapat di lihat masih banyak bahkan mencapai puluhan masih berkeliaran di malam hari.

Menanggapi kejadian Sapi yang dilepas liarkan Adnan Rasjid selaku Kasat Pol PP Kabupaten Mamuju mengatakan bahwa ini masih menjadi tugas mereka, Satpol PP sudah seringkali turun untuk melakukan penangkapan namun sangat sulit dilakukan penangkapan karena sering mendapatkan sapi melakukan perlawanan terhadap petugas.

“Ini masih menjadi Tugas bagi kami karena sudah seringkali kami turun ke lapangan untuk menangkap namun tidak bisa dilakukan di karenakan,sapi ini tak jarang melakukan perlawanan bahkan lari,”ungkap KASAT POL PP Mamuju Saat di temui Wartawan,Senin(3/2/2020).

Sulitnya melakukan penangkapan terhadap sapi yang liar, para petugas Satpol PP saat ini tetap turun ke lapangan untuk mempersempit ruang gerak pemilik sapi untuk tidak melepaskan karena sudah ada Perbup yang mengatur dan dendanya sudah sangat jelas.

“Langkah langkah yang akan kami lakukan ya tentunya masih akan turun kelapangan untuk mempersempit ruang gerak pemilik sapi untuk tidak melepas karena Perbup yang mengatur sudah jelas beserta dendanya,”

Lebih lanjut Kasat Pol PP menyatakan Selama ini bukan kami tidak turun lapangan, namun yang menjadi kendala bagi petugas pada saat melakukan penangkapan karena tak jarang anggota menjadi korban

“Penangkapannya sangat susah pak tidak sama dengan kambing,kalau kambing di jaring selesai,sapi sudah berapa kali anggota kami yang menjadi korban hingga terseret,”

Selain sulitnya melakukan penangkapan Kasat Pol PP mengimbau kepada para pemilik ternak agar dapat sadar kalau dalam kota ini kita tidak dapat beternak bila tak ada kandang,dalam kota tidak selayaknya lagi untuk beternak sapi.

“Mari kita sadari bahwa apabila ingin beternak sapi harus memiliki kandang,dan sudah seharusnya kota Mamuju ini tidak di jadikan tempat pemeliharaan sapi,”

MUH.RIZALDY ANDI DJEMMANG

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed