oleh

Press Release Akhir Tahun BNNP Sulbar,Kasus Narkotika Menurun Tahun 2019

MAMUJU, HEADLINENEWS.ONLINE–
Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulbar melaksanakan Press Release akhir tahun 2019 di kantor BNNP Sulbar di jalan Yos Sudarso, Kamis (26/12).

Rilis yang di laksanakan memaparkan hasil pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan pihak BNNP Sulbar bersama seluruh jajarannya sepanjang tahun 2019.

Kepala BNNP Sulbar Brigjen Pol Kenedy mengatakan bahwa dari tahun 2016 sampai 2019, ada penurunan yang signifikan dari para pemakai.

Secara nasional tahun 2019, 1,80 persen dari penduduk indonesia. 1,5 juta jiwa di Sulbar, 1,80 persen itu sekitar 30 ribu orang yang terpapar atau menggunakan narkoba, Atau dari 100 orang ada dua orang pecandu narkoba.

“Kami sudah melakukan kerjasama dengan instansi, TNI, POLRI dan pemerintah daerah untuk bersama – sama mencegah peredaran narkoba”.

Brigjen Pol Kenedy juga mengungkapkan Jika mengambil 2 persen penduduk Sulbar yang terpapar. Berarti, 1,5 juta jiwa ada 30 ribu yang terpapar narkoba.
“Kalau kita tidak mengantisipasi, tentu akan berkembang terus,Apalagi wilayah geografis sulbar, garis pantai 600 km lebih, sangat rawan narkoba masuk melalui laut. Khususnya dari Malaysia. Ini perlu diantisipasi”.

Bidang Pemberantasan berhasil mengungkap kasus:
– telah melakukan penindakan terhadap 9 kasus, BNNK Polman 7 kasus= 16
– Tersangka, ada 13 orang, BNNK Polman 8 tersangka total 21 tersangka. (Semua kurir, pengguna juga).

-21 berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan dengan barang bukti, 600 gram sementara Bnnk polman: 48,8 gram.

Upaya yang dilakukan di bidang P2M,advokasi melakukan tiga cara, diantara melakukan kordinasi dengan instansi terkait, Deseminasi,informasi dengan audiens, 416.296 orang. satu kali melakukan penyuluhan. 9 ribu lebih.
425.863 orang.

Pemberdayaan masyarakat life skill pengembangan kapasitas masyarakat yang tinggal di kawasan narkoba. Di kec campalagian, Polman. Membuat kerajinan tangan dari kelapa. Membentuk penggiat anti narkoba. Sebanyak 180 orang. Minimal di lingkungannya.

Bidang rehabilitasi untuk melakukan penanganan narkoba berhasil melaksanakan
Dari target 100 tetapi pelaksanaanya sudah 128
– Kerjasama dengan klinik atau rs daerah. melakukan rehabilitasi rawat jalan 201 orang dari target 165.
– Assessment terpadu: untuk mengetahui tersangka, pengedar atau pengguna. 30 tersangka.
– dari berkas sampai 26, sudah p21 (sudah dilimpahkan).

Sementara Kurir, masih ada dan bandar sudah dan sudah dikantongi nama-nama tetapi belum datang ke Sulbar Mereka di Malaysia Semenetara kita tracking.

Untuk sulbar sekarang berada pada posisi ke 17, menjadi urutan 18 angka tersebut menunjukkan pengguna narkoba di Sulbar menurun.

Keseluruhan barang bukti jika Dikonversi ke dalam rupiah sebanyak 648,8 gram, jika satu gram 1,5 juta berarti 900 juta.

Untuk rehabilitasi kami mengharapkan seluruh masyarakat pro aktif melaporkan apabila mengetahui adanya pengguna agar dapat dilakukan rawat inap atau rawat jalan.

Kepala BNNP Sulbar menambahkan Para pengguna narkoba di harapkan pada tahun yang akan datang dapat berubah dan menurun.
“Kami tidak mengancam, kami akan melakukan penindakan dengan instansi terkait, untuk menekan peredaran gelap narkoba ini”tutupnya

Aldy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed