oleh

Ngopi Bersama Wartawan,Kapolda Sulbar Membahas Aksi Yang Terjadi di Mamuju dan Majene

MAMUJU,HEADLINENEWS.ONLINE-Setelah aksi yang di lakukan Massa dari beberapa daerah yang ada di indonesia terkhusus wilayah sulbar,hari ini Polda Sulbar melakukan press conferens terkait kejadian tersebut.

Aksi yang paling parah terjadi di kabupaten majene,kapolda sulbar Brigjen.Pol.Baharuddin Djafar menyebutkan sekitar 20 kaca pecah pecah akibat aksi yang dilakukan para demonstran beberapa hari yang lalu di Majene.

“Aksi terparah terjadi di majene karena mengakibatkan sekitar 20 kaca yang ada di kantor DPRD Majene rusak.

Aksi yang dilakukan para demonstran di Majene tidak ada yang di amankan namun kapolda menuturkan kalau pun nanti ada tersangka kapolres yang akan menentukan.

Sementara itu aksi yang di gelar massa dari beberapa kampus yang ada di mamuju bersama pemuda mamuju
Mamuju 3 orang massa aksi di tangkap karena di karenakan melakukan pengrusakan saat aksi.
“Aksi di mamuju 3 orang di amankan namun saya minta kepada kapolresta mamuju agar tidak melakukan penahanan namun proses hukum tetap berjalan karena korlapnya meminta kepada saya agar tidak di tahan dikarenakan mahasiswa yang diamankan tersebut melakukan proses kuliah”ungkap kapolda.

Kapolda menganggap aksi kemarin sudah berjalan dengan baik walaupun sempat ada kesalah pahaman di lapangan.

Sementara itu Kapolda akan menindak para anggotanya yang melakukan pemukulan terhadap oknum kepolisian yang memukul para massa aksi.

MR.AD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed